Kemuliaan akhlak adalah salah satu sifat para nabi, para wali, dan orang-orang shalih. Dengan kemuliaan akhlak, keluhuran derajat diperoleh dan surga tertinggi diraih. Allah subhanahu wa ta’ala memuji Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai insan yang berakhlak agung dalam firman-Nya: Pengertian akhlak dalam islam, Akhlaq (اخلاق) adalah kata jamak dari kata tunggal khuluq (خلق). Kata khuluq adalah lawan dari kata khalq. Khuluq merupakan bentuk batin sedangkan khalq merupakan bentuk lahir.Akhlak secara terminologi berarti tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Pribadi Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pribadi yang sangat agung, yang menjunjung tinggi akhlak mulia. Akhlak beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam memadukan antara pemenuhan terhadap hak Allâh, sebagai Rabbnya dan penghargaan kepada sesama manusia. Dengannya, hidup menjadi bahagia dan akhirnya berbuah manis. kepada Allah agar diberi kemudahan untuk memperoleh akhlak yang baik. Dan pernyataan bahwa pemberian Allah kepada kita berupa penciptaan pada diri ini adalah benar-benar yang terbaik (Q.S. Al-Ti>n/95: 4). Definisi akhlak dapat dirujuk dari beberapa pengertian para tokoh, seperti al-Gazali, Abdullah Darroz, Ibnu Maskawaih, dan Ahmad Amin. Macam-Macam Golongan Akhlak dalam Islam 1. Akhlakul Karimah Sumber: dalamislam.com. Disebut pula akhlak terpuji atau al-akhlaaqul mahmuudah, juga akhlak baik atau al-hamidah. Definisinya adalah perbuatan baik kepada Allah, antarsesama manusia, pun makhluk-makhluk lain. Berikut adalah contoh dari akhlak terpuji: Berbakti kepada orang tua dua-duanya. Didalam islam pengertian akhlak adalah sistem nilai yang mengatur pola sikap dan tindakan manusia diatas bumi yang didasarkan kepada Al-Qur’an dan al-Hadist. A. Akhlak Kepada Allah. Akhlak yang baik kepada Allah adalah ridha terhadap hukum-Nya baik secara syar’i maupun secara takdir. Ia menerima hal itu dengan lapang dada dan tidak mengeluh. A. Jenis Akhlak. Akhlak terbagi menjadi dua, yaitu: 1) Akhlak Mahmudah (Akhlak Terpuji) Yaitu perbuatan baik terhadap Allah, sesama manusia dan makhluk lainnya, seperti pemaaf, penyantun, dermawan, sabar, rohmah (kasih sayang), lemah lembut dan lainnya. 1. Akhlak Terhadap Allah SWT. a. Al-Hubb yaitu mencintai Allah melebihi cinta kepada apapun Benar bahwa aspek akhlak ditujukan karena, tetapi akhlak berkaitan pula dengan kehidupan bersosial dengan masyarakat ataupun makhluk ciptaan Allah lainnya. Untuk itu perlu memiliki akhlak yang menggambarkan ajaran Islam yang berlandaskan Al-Qur'an dan sunah Rasulullah. Seperti beramal saleh dengan bersedekah, berpuasa, membantu sesama dan lainnya Karena itulah Allah SWT memerintahkan kepada kaum mukmin agar meniru sikap Nabi SAW dalam hal kesabaran, keteguhan hati, kesiagaan, dan perjuangannya, serta tetap menanti jalan keluar dari Allah SWT. Semoga shalawat dan salam-Nya terlimpahkan kepada Rasulullah SAW sampai hari kiamat. Keluhuran akhlak Nabi SAW juga disebutkan dalam ayat lainnya. Karena Rasulullah SAW adalah seorang yang kuat imannya, berani, sabar, dan tabah menghadapi segala macam cobaan, percaya sepenuhnya kepada segala ketentuan Allah, dan mempunyai akhlak yang mulia. Jika mereka (orang-orang munafik) bercita-cita ingin menjadi manusia yang baik, berbahagia hidup di dunia dan di akhirat, tentulah mereka akan 6XYev.