Belum sempat ku membagi kebahagiaanku Belum sempat ku membuat dia tersenyum Haruskah ku kehilangan 'tuk kesekian kali Tuhan k**ohon jangan lakukan itu Reff : Sebab ku sayang dia Sebab ku kasihi dia Sebab ku tak rela Tak s'lalu bersama Ku rapuh tanpa dia Seperti kehilangan harap
Belum sempat ku membagi kebahagiaanku Belum sempat ku membuat dia tersenyum Haruskah ku kehilangan 'tuk kesekian kali Tuhan kumohon jangan lakukan itu. Reff : Sebab ku sayang dia Sebab ku kasihi dia Sebab ku tak rela Tak s'lalu bersama Ku rapuh tanpa dia Seperti kehilangan harap. Jikalau memang harus ku alami duka Kuatkan hati ini menerimanya
Melihat ada mobil ambulans melewati ku, aku merasakan firasat buruk. Tuhan ku mohon jaga Istri dan anak ku yang masih di kandungan nya. Tak lama aku mendapat panggilan dari rumah sakit. Tidak! Kenapa ini terjadi lagi, Haruskah ku kehilangan tuk kesekian kali, Tuhan. ku mohon jangan lakukan itu.
Menggenggam ranting pelangi yang hampir mati Cinta, jangan kau pergi Tinggal aku sendiri Ku takut kehilangan dirimu Adakah diriku, pecinta matimu Yang selalu membisikkan indah syairmu? (Indah syairmu) Haruskah aku hanya berdiri sepi? Menggenggam ranting pelangi yang hampir mati Cinta, jangan kau pergi Tinggal aku sendiri Ku takut kehilangan
Haruskah aku pergi Tinggalkan dunia Agar aku dapat Berjumpa denganmu Di malam yang sesunyi ini Aku sendiri tiada yang menemani Akhirnya kini kusadari Dia telah pergi Tinggalkan diriku Adakah semua kan terulang Kisah cintaku yang seperti dulu Hanya dirimu yang ku cinta Dan ku kenang Didalam hatiku Tak kan pernah hilang Bayangan dirimu Untuk
Saat kau telah tak bersama kekasihmu. Ku lakukan semua agar kau cintaiku. Haruskah ku bilang cinta. Hati senang namun bimbang. Ada cemburu juga rindu. Ku tetap menunggu. Haruskah ku bilang cinta
Bila nanti ku pergi. Jangan kau pinta ku kembali. Karna ku tak ingin terluka lagi. Cinta tak seperti dulu. Yang tersisa hanyalah pilu. Dan kini ku sudah tak lagi rindu. Pergilah kau jauh. Karna ku tak lagi rindu. Apakah yang ada. Di dalam dirinya. Yang tak kumiliki. Hingga tega ingkari. Tak akan ada lagi percaya. Hilang sudah rasa di dada. Bila
Tak ku sangka aku begitu patah, Hingga mungkin kini sedang kehilangan arah Rasanya malu untuk mengakui kesekian kalinya aku patah, Entah berdarah atau sudah mati rasa Aku ikhlas akan kepergianmu dan hanya bisa berserah Semoga kali kesekiannya, aku masih bisa menyambung asa. Baca Juga: [PUISI] Tak Ada Lagi Puisi tentangmu
Ku beranikan diri menemuimu 'tuk kesekian kali. Salam terakhir ( ikang… ikang fawzi. Pastikan anda sudah melihat video musiknya. Dan kini · s'lama ; Am g c c am di malam ini f g kuberanikan diri c menemuimu am f g 'tuk kesekian kalinya c am janganlah kau . Ku beranikan diri menemuimu 'tuk kesekian kali.
Dan ku rasa tapi kali ini ku temukan cinta sejati Dm E Ia tinggal dalam palung hati Dm G C Mahligai cinta yang sejati ku rasa aku cinta mati Dm E Am Wanita hanya seorang pelacur ku temukan disudut malam Dm E Ku lihat dia sedang menangis, sedang menangis, sedang menangis * Reff C G Am Sudahlah jangan menangis lagi
Za1S7.